Kades Prupuk Selatan Mendukung Penuh Kegiatan Tambang Ilegal CV. RONNY TRUKO

Myindonesianews.online – JATENG – Kasus pertambangan ilegal di Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah jamak terjadi dan sudah seringkali terekspos ke publik, bahkan nyata terlihat.

Fenomena tambang ilegal di Tegal yang melibatkan CV. RONNY TRUKO, dianggap hanyalah fenomena gunung es, karena banyaknya oknum yang terlibat di dalamnya,dan salah satunya adalah Kepala Desa Prupuk Selatan Hani Gunanto yang mendukung penuh adanya tambang ilegal.

Kades Prupuk Selatan dituding abai terhadap masalah lingkungan dan Kesejahteraan warga, banyak tanah warga yang menjadi sungai dan 5 tahun ke depan rumah warga bisa rata dengan sungai, Kades Prupuk Selatan terlihat lebih terobsesi pada keuntungan pribadi daripada perlindungan warga dan Lingkungan.

Sebab selama ini praktik pertambangan tanpa izin di Tegal adalah hal yang selalu terjadi dan berulang, dan diduga turut melibatkan Kepala Desa Setempat.

Akan tetapi, praktek keterlibatan Kades dalam tambang ilegal tak pernah ada respon dari penegak hukum, bahkan Ketua RT pun ikut terbungkam.

Beberapa warga Prupuk mengatakan, ada keterlibatan oknum tertentu yang membekingi tambang ilegal. Berulangkali masyarakat menolak adanya praktek tambang ilegal, tapi tidak pernah ada tindakan dari penegak hukum.

“Bahkan pernah suatu ketika, ada warga yang melakukan aksi demo pertambangan ilegal, malah mendapat intimidasi dari aparat oknum penegak hukum,pemilik CV. RONNY TRUKO dan Kades, penolakan tambang ilegal karena dampak lingkungan yang sangat membahayakan, tanah warga longsor, rumah retak, sawah menjadi sungai, permukiman warga 5 tahun terancam menjadi sungai juga, yang dilakukan di dekat pertambangan misalnya, tidak ada respons sama sekali dari kepolisian,” terang warga dalam konferensi pers saat di temui di rumah warga pada hari Rabu 1 februari 2023 kemarin.

Disisi lain Kades Prupuk Selatan saat di konfirmasi melalui WhatsApp, dirinya menjawab, mohon maaf mas silahkan datang ke kantor saja jangan hanya menerima laporan sepihak nanti bisa kita jelaskan (Ngapunten Boss lebih baik ketemu langsung saja jadi jangan hanya menerima laporan sepihak, jawabnya melalui WhatsApp).

Sementara itu, Gerakan Pemuda Prupuk Yudi Tri Wiratno (39) menegaskan, pertambangan tanpa izin disebut telah melanggar pasal 158 UU 4/2009 juncto UU 3/2020 tentang Perubahan UU Mineral dan Batu Bara. Sementara untuk tindak pidana lingkungan, para penambang ditengarai melanggar pasal 109 UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Terakhir, dugaan tindak pidana perusakan fasilitas umum sebagaimana diatur dalam UU Jalan dan KUHPidana.

“Penambangan ilegal di Prupuk sudah berhenti beberapa pekan ini setelah warga melakukan aksi demo menolak adanya dugaan ilegal yang belum mengantongi Ijin IUP/OP atau SIPB. Warga meminta segala aktivitas tersebut dihentikan dan hukum ditegakkan,” terang Yudi Tri Wiratno dan warga kainnya kepada Berita Istana Negara.

Masih dalam laporan, sejumlah warga mengaku menerima intimidasi dari pemilik tambang RONNY TRUKO.

Mereka berkata kepada media ini, mendapat intimidasi secara lisan maupun melalui aplikasi Whatsapp pada hari ini jumat tanggal 27 januari 2023 yang ikut demo beberapa minggu lalu dimintai klarifikasi ke Polres Tegal, perihal laporan pengaduan RONNY TRUKO tanggal 27 desember 2022 lalu.

“Iya mas ada empat orang yang di panggil ke polres tegal nomor :B/146/I/2023/Reskrim undangan klarifikasi hari ini, yaitu saudara Sudarno (70) DKK, Sugiri, Sudarno, Yusnik Sofyan asli warga Dukuh Karanganyar RT 05 RW 01, Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten, Tegal”tegasnya.(Tim)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ingin beriklan? Hubungi kami